Bupati Gus Irawan Berikan Baju Baru kepada Anak Korban Bencana Tapsel Menjelang Lebaran

Sebuah suasana yang hangat dan ceria menyelimuti hunian sementara (Huntara) yang berada di Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) pada sore hari Minggu, 15 Maret 2025.
Tawa Riang Anak-Anak Korban Bencana
Meski berada dalam kondisi yang terbatas sebagai korban bencana, riuh tawa anak-anak tampak mengisi hunian sementara tersebut. Mereka tampak asyik bermain di taman bermain sederhana yang berada di sekitar hunian sementara tersebut.
Anak-anak yang tampak riang bermain tersebut, tanpa menyadari bahwa mereka sedang berada dalam bencana yang melanda tempat tinggal mereka. Dari kejauhan, Bupati Gus Irawan tampak memperhatikan mereka dengan tatapan harapan.
Bupati Gus Irawan: Tanggung Jawab Pemimpin
Balik tawa ceria anak-anak tersebut, Gus Irawan merasa memiliki tanggung jawab besar sebagai pemimpin daerah. Baginya, anak-anak tersebut adalah generasi penerus yang harus terus mendapatkan akses pendidikan dan kesehatan terbaik, meskipun berada dalam situasi yang sulit.
Interaksi Bupati Gus Irawan dengan Anak-Anak
Gus Irawan kemudian keluar dari mushola dan dengan langkah pelan mendekati anak-anak yang sedang bermain di taman. Kehadirannya langsung membangkitkan rasa penasaran anak-anak. Mereka tampak tidak menyadari bahwa yang datang adalah pemimpin utama di Tapsel.
Momen Menenangkan Anak
Di tengah keramaian tersebut, seorang anak perempuan tampak menangis setelah adanya pertengkaran kecil dengan temannya. Dengan sikap yang lembut, Gus Irawan berusaha untuk menenangkan anak tersebut. Lambat laun, tangisan anak tersebut mereda dan digantikan dengan senyum yang manis.
Mengajak Anak-Anak Bernyanyi
Suasana menjadi semakin hidup ketika Gus Irawan mengajak anak-anak untuk bernyanyi bersama. Taman bermain sederhana tersebut pun berubah menjadi panggung kecil yang penuh dengan tawa dan keceriaan.
Interaksi Edukatif dengan Anak-Anak
Di akhir kebersamaan yang singkat tersebut, Gus Irawan bersama Harun Mustafa Nasution, pengurus IMI, berusaha untuk menguji pengetahuan dasar anak-anak tentang kebangsaan. Ia memulai dengan sebuah pertanyaan sederhana.
Mengajukan Pertanyaan tentang Presiden
“Siapa nama Presiden kita?” tanya Gus Irawan yang sebelumnya baru saja menyerahkan berbagai bantuan jelang Idulfitri 1447 H dari Presiden Prabowo Subianto kepada 245 KK.
Beberapa anak langsung mengangkat tangan. Namun, hanya seorang anak laki-laki yang berani maju ke depan meski terlihat malu-malu. Dengan suara pelan anak lelaki itu menjawab, “Pak Prabowo Subianto,” ucapnya tegas, yang langsung disambut tepuk tangan teman-temannya.
Penghargaan untuk Anak yang Berani Menjawab
Sebagai bentuk apresiasi, anak tersebut kemudian menerima hadiah berupa baju muslim setelan kemeja khas Lebaran. Pertanyaan berikutnya pun tak kalah seru. Seorang anak perempuan berhasil menjawab nama Wakil Presiden.
Momen Lucu Saat Anak Menjawab Nama Wakil Presiden
Namun, jawabannya membuat suasana semakin pecah oleh gelak tawa. “Gibran Rakabuming Raka Siregar, Pak,” ucapnya polos. Anak-anak lain pun tertawa mendengar tambahan marga tersebut.
Penyampaian Pertanyaan dan Pembagian Hadiah
Setelah itu, Bupati Gus Irawan melanjutkan dengan sejumlah pertanyaan lain yang cukup mudah untuk dijawab, hingga hadiah berupa baju baru yang masih terbungkus rapi, berhasil dibagikan.
Momen Kebersamaan yang Menghangatkan
Meski hanya berlangsung singkat, momen kebersamaan tersebut meninggalkan kesan hangat bagi anak-anak di Huntara Desa Napa. Di tengah kondisi pasca bencana, secuil harapan untuk masa depan cerah, tersirat jelas dari tawa anak-anak lugu di sore itu.
